Musibah tersengat listrik menimpa satu keluarga

Musibah tersengat listrik menimpa satu keluarga. Korbannya Said Yusuf,45, asal Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo harus dirawat di rumah sakit. Sedangkan anaknya, M Hendra,20, meninggal seketika, Selasa (12/5) sore.
Korban lainnya Hamidah, istri Said Yusuf juga sempat tersengat listrik, namun masih bisa menyelamatkan diri.

Musibah yang menimpa satu keluarga itu terjadi setelah angin kencang disertai hujan sejak, Selasa (12/5) siang hingga sore.

Begitu hujan reda, Said hendak memperbaiki antena TV yang hampir roboh akibat diterpa angin. Namun, tanpa disadari, tiang antena yang terbuat dari pipa besi itu menyentuh kabel listrik di belakang rumahnya. “Suami saya memegang kawat pengikat tiang antena,” ungkap Hamidah kepada Surya.

Pada waktu kejadian, Said Yusuf masih sempat berteriak meminta pertolongan. Anak korban yang tengah asyik di ruang tengah langsung mendatangi ayahnya. Hendra dan Hamidah berusaha menarik lengan ayahnya.

Namun saat berusaha menarik lengan Said Yusuf, keduanya terpental. Hamidah, yang merasakan ada getaran aliran listrik seketika itu merasa lemas. Sedangkan Hendra, masih mengulangi lagi menarik lengan ayahnya.

Bahkan, upaya keduanya itu dilakukan langsung memeluk pinggang ayahnya erat-erat. Namun, nahas, Hendra langsung jatuh pingsan, setelah ayahnya bisa melepaskan diri dari kawat pengikat tiang antena di rumahnya.

Tetangga korban yang mengetahui peristiwa itu langsung berhamburan ke lokasi kejadian. Mereka membawa Said Yusuf dan Hendra ke rumah sakit, sedangkan Hamidah yang sempat lemas sudah mulai sadar setelah ditidurkan di tempat tidur.

Hendra meninggal ketika hendak dievakuasi dengan mobil ambulance. Sedangkan, Said Yusuf masih menjalani rawat inap di RSUD Waluyo Jati, Kraksaan.

Kondisi tubuh Hendra gosong di bagian punggung, kepala dan paha. Jenazah korban langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum Kelurahan Patokan.

Salah satu dokter jaga RSUD Kraksaan, dr Asrul kepada Surya mengatakan, saat ini tim medis masih memberi pertolongan kepada Said Yusuf, melalui bantuan pernapasan tabung oksigen dan memasang selang infus. “Harapan kami, kondisi korban bisa membaik 24 jam ke depan,” katanya.
Kapolsek Kraksaan AKP Bambang Sukarno menjelaskan, polisi sudah melakukan olah TKP dan melakukan identifikasi terhadap korban. “Ini murni kecelakaan,” jelasnya. st4

sumber : SURYA Online

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: